Renovasi Rumah

Ingin Renovasi Ukuran Rumah? Perhatikan Hal-hal Berikut

Berita Terbaru

Renovasi Rumah

Siapa yang tak ingin mempunyai rumah idaman, apalagi rumah indah yang berukuran besar tentu lebih menyenangkan sebab selain memudahkan kita beraktifitas juga bisa menampung anggota keluarga lebih banyak daripada rumah berukuran kecil. Sebagian dari kita yang belum memiliki rumah besar mungkin ada yang sempat berfikir untuk membesarkan ukurannya dengan melakukan renovasi untuk menambah ukurannya. Tingginya harga rumah memang membuat sebagian dari kita mungkin lebih memilih membeli rumah yang ukurannya terbilang kecil dengan harapan bahwa nanti bisa diperbesar jika kita sudah memiliki tambahan dana.

Merenovasi rumah dengan menambah besar ukurannya memang dapat menyelesaikan masalah ruang yang sempit namun sebelum melakukan renovasi hendaknya mempertimbangkan beberapa hal berikut:

  1. Pastikan rumah tersebut memang akan kita huni dalam jangka waktu yang lama.
  2. Pastikan bahwa renovasi rumah nantinya tidak mengubah konsep, keindahan dan estetikanya.
  3. Jika menambah lantai pastikan kita bisa memastikan kekuatan pondasi sebelumnya.

Walaupun harga properti kian meningkat, tidak serta merta kita bisa berasumsi bahwa semua rumah akan berharga meningkat tepat dan selalu sesuai mengikuti ukurannya. Sebagai contoh misalnya kita membeli rumah denganĀ  ukuran bangunan tipe 45 di sebuah perumahan yang lokasinya biasa saja seharga 200 juta, setahun kemudian kita merenovasi rumah tersebut hingga ukurannya telah berubah menjadi tipe 80 dengan biaya renovasi sebesar 50 juta, di tahun ke 3 kita berencana menjual rumah tersebut seharga 400 juta dengan asumsi bahwa harga rumah seharusnya naik setiap tahun dan rumah kita adalah rumah besar berukuran tipe 80 dimana di daerah sekitar untuk perumahan tipe 80 sudah berharga 400 jutaan. Walaupun hal ini sah-sah saja namun belum tentu juga hal itu semudah yang kita rencanakan.

3 tahun lalu saat kita membeli rumah dari developer, sang developer yang sudah berpengalaman pastinya telah melakukan perencanaan yang matang untuk bisa menjual unit-unit rumahnya, konsep perencanaan dan biaya pembangunan yang baik dan terukur, konsep pengembangan yang terencana matang, desain yang menarik dan komersil, pilihan warna dan estetika yang baik serta harga jual yang kompetitif mengikuti selera pasar. Tapi setelah kita membeli dan merenovasi (membesarkan) rumah kita menggunakan selera kita belum tentu selera kita dapat dengan mudah diterima oleh calon pembeli. Mengapa selera pasar sangat penting ? tentu saja penting sebab saat kita menjual ulang rumah kita berharap rumah itu akan mudah laku dengan harga pasaran yang berlaku saat itu. Mengikuti harga pasar berarti kita harus siap dengan kompetitor (pesaing) misalnya rumah-rumah second lain yang dijual disekitar kita atau perumahan baru yang dibangun oleh para pengembang, hal itu tentu membuat calon pembeli rumah lebih leluasa memilih dan membanding-bandingkan antara rumah yang satu dengan lainnya termasuk rumah second milik kita.

Selera Kita Belum Tentu Selera Pasar

  1. Jika dari harga yang sama-sama tipe 80, logikanya orang akan lebih memilih rumah baru tipe 80 tapi harganya wajar daripada rumah bekas tipe 80 tapi terkesan mahal hanya karena mengikuti pasaran harga.
  2. Jika dari desainnya, logikanya orang akan memilih desain rumah baru yang memang bertipe 80 karena estetikanya lebih terencana daripada membeli rumah bekas yang aslinya tipe 45 lalu dipaksakan menjadi tipe 80 hingga estetikanya berubah dan terlihat tidak natural.
  3. Kita membeli rumah dari developer yang mengerti bahwa selera kita adalah selera pasar sedangkan kita menjual rumah yang telah kita rubah sesuai dengan selera kita (belum tentu selera pasar)

Penjelasan diatas hanya contoh sederhana saja, dari contoh tersebut semoga anda yang berniat merenovasi rumah lebih berhati-hati memperhitungkan biaya, konsep, desain dan estetikanya. Sebab belum tentu rumah yang saat ini ditempati akan anda huni cukup lama hingga anda tua, bisa saja sewaktu-waktu anda berniat menjualnya, dan ingatlah bahwa untuk menjual rumah dengan cepat sesuai harga pasar maka anda harus merenovasi rumah anda sesuai dengan selera pasar.

Ramlan Hadiansyah

pengembang perumahan, marketing properti dan founder di www.griyapontianak.com

http://www.griyapontianak.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *