slik ojk

BI Checking Kini Diambil Alih OJK dengan Sistem Bernama SLIK

Berita Terbaru

slik ojk

Sejak tanggal 2 Desember 2018 layanan Sistem Informasi Debitur (SID) atau yang akrab disebut “BI Checking” yang selama ini dikelola oleh Bank Indonesia kini telah berpindah ke OJK. Dengan sistem baru yang bernama SLIK atau Sistem Layanan Informasi Keuangan.

Proses perpindahan dari Bank Indonesia ke OJK berlangsung secara paralelel dengan SID yang ada sejak bulan April 2017 hingga Desember 2017 dan baru secara resmi berpindah ke sistem yang baru pada tanggal 2 Januari 2018.

Pengertian SLIK

Dari laman resminya, SLIK adalah sistem informasi terpadu yang dikelola oleh OJK yang akan memberikan layanan informasi kepada pemangku kepentingan di sektor jasa keuangan. Pada tahap awal implementasi SLIK akan memberikan layanan informasi debitur menggantikan peranan dari Sistem Informasi Debitur (SID) sebagai Public Credit Registry di Indonesia.

Saat ini seluruh masyarakat bisa mengakses data informasi keuangan melalui kantor-kantor OJK atau lembaga keuangan yang ditunjuk atau mendapat akses dari OJK. Di kantor pusat OJK di Menara Radius Prawiro Komplek Bank Indonesia Jakarta telah disediakan ruangan khusus untuk memperoleh informasi keuangan bagi masyarakat luas. Demikaian pula di kantor-kantor OJK di daerah akan disediakan fasilitas khusus untuk masyarakat yang ingin mendapatkan layanan tersebut.

Manfaat SLIK

SLIK merupakan infrastruktur penting di sektor jasa keuangan yang dapat digunakan oleh pelaku industri untuk mitigasi risiko, khususnya risiko kredit sehingga dapat membantu menurunkan tingkat risiko kredit bermasalah. Selain itu, keberadaannya juga mampu mendukung perluasan akses kredit/pembiayaan.

Manfaat bagi kreditur:

  1. Membantu dalam mempercepat proses analisis dan pengambilan keputusan pemberian kredit.
  2. Menurunkan risiko kredit bermasalah di kemudian hari.
  3. Dapat mengurangi atau meminimalkan ketergantungan Pelapor atau pemberi kredit kepada agunan konvensional.
  4. Pemberi kredit dapatĀ  menilai reputasi kredit calon debitur sebagai pengganti / pelengkap agunan.
  5. Efisiensi biaya operasional.
  6. Mendorong transparansi pengelolaan kredit.

Bagi debitur atau masyarakat umum, keberadaan SLIK dapat dimanfaatkan untuk mengetahui data kredit perbankan seperti data pokok debitur, plafon kredit, baki debet, kualitas kredit, beban bunga, cicilan pembayaran serta denda atau penalti pinjaman. Selain itu juga bisa memberikan informasi mengenai status agunan serta rincian penjamin kredit.

Manfaat bagi masyarakat:

  1. Mempercepat waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh persetujuan kredit.
  2. Bagi nasabah baru, khususnya yang tergolong sebagai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), akan mendapat akses yang lebih luas kepada pemberi kredit dengan mengandalkan reputasi keuangannya tanpa harus tergantung pada kemampuan untuk menyediakan agunan.
  3. Mendorong penerima kredit untuk menjaga reputasi kreditnya.

Cakupan pelapor SLIK bukan saja dari industri perbankan, namun juga lembaga jasa keuangan maupun non lembaga jasa keuangan yang berpartisipasi untuk menjadi pelapor dalam SLIK.

Jumlah LJK yang telah menjadi pelapor per Desember 2017 berjumlah 1.648 yang terdiri dari Bank Umum, BPR, BPRS, Lembaga Pembiayaan, LJKL (kecuali Lembaga Keuangan Mikro), dan koperasi simpan pinjam. Jumlah pelapor tersebut akan meningkat mengingat cakupan pelapor wajib pada SLIK akan lebih luas, yaitu:

BPR, BPRS, dan perusahaan pembiayaan yang belum menjadi pelapor, wajib menjadi pelapor SLIK paling lambat tanggal 31 Desember 2018. Perusahaan Modal Ventura, Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur (PPI), dan pergadaian yang belum menjadi pelapor, wajib menjadi pelapor SLIK paling lambat tanggal 31 Desember 2022.

Sedangkan Lembaga Keuangan Mikro, Peer to peer lending, serta Lembaga lain di luar LJK seperti Koperasi Simpan Pinjam dapat menjadi pelapor SLIK apabila telah memenuhi syarat dan mendapat persetujuan oleh OJK.

Untuk masyarakat yang ingin mendapatkan layanan informasi keuangan melalui telepon bisa menghubungi 157

Sumber : Otoritas Jasa Keuangan

Ramlan Hadiansyah

pengembang perumahan, marketing properti dan founder di www.griyapontianak.com

http://www.griyapontianak.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *